Penyebab, Ciri-Ciri, dan Pengobatan Diabetes Kering

Kelebihan gula dalam darah menjadi penyebab seseorang terserang penyakit diabetes. Diabetes umumnya banyak dialami oleh orang yang sudah lanjut usia atau yang mengalami obesitas. Hanya saja, dengan gaya hidup yang semakin tidak teratur, dewasa ini diabetes bisa menyerang siapa saja pada tingkat usia berapa pun. Masyarakat umumnya mengenal 2 jenis diabetes, yaitu diabetes kering dan diabetes basah. Walau dalam ilmu kedokteran umumnya dikenal dengan diabetes tahap 1 dan diabetes tahap 2.

Pengertian Diabetes Kering
Diabetes kering merupakan sebuah kondisi gangguan diabetes yang menyebabkan penderitanya mengalami penurunan berat badan drastis dan terlihat kering. Diabetes kering ini terjadi akibat rusak dan tidak tersedianya hormon insulin di dalam tubuh. Diabetes kering sendiri bila tidak diatasi dengan segera akan berkembang menjadi diabetes tahap 2 atau diabetes basah. Jika sudah masuk ke tahap kedua, maka kondisi penderita akan semakin parah.

Penyebab Terjadinya Diabetes Kering
Diabetes kering muncul bukan karena tiba-tiba (kecuali pada penderita diabetes karena faktor keturunan). Berikut beberapa penyebab munculnya penyakit diabetes kering pada seseorang.
1. Seseorang yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Hal ini menjadi salah satu penyebab munculnya diabetes kering. Kelebihan berat badan artinya kelebihan lemak dan kemungkinan jumlah gula dalam darah sangat tinggi.
2. Pola makan yang tidak teratur. Banyak mengonsumsi makanan kurang sehat, berlemak, dan banyak gula bisa juga memicu seseorang terserang diabetes kering.
3. Terlalu sering menggunakan obat-obatan kimia. Faktor ini juga bisa menjadi salah satu penyebabnya. Konsumsi obat-obatan kimia berlebih menjadi pemicu munculnya diabetes kering.
4. Kurang melakukan olahraga dan aktivitas fisik lainnya. Tubuh yang kurang gerak sangat rentan terserang penyakit, termasuk diabetes kering.
5. Istirahat yang kurang dan stres. Kurangnya waktu tidur dan stres yang terus-menerus menekan juga bisa meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga berujung pada diabetes kering.

Ciri-Ciri Diabetes Kering
Sebagai bentuk kewaspadaan, maka mengenali dengan baik ciri-ciri seseorang yang terserang diabetes kering adalah salah satu solusinya. Berikut ciri-ciri orang yang terserang diabetes kering.
1. Rasa haus yang tinggi dan buang air kecil yang sering. Hal ini disebabkan oleh glukosa yang tidak lagi bisa disaring oleh insulin dan keluar melalui urin.
2. Penderita diabetes kering akan mudah merasa lapar. Glukosa dalam tubuhnya meningkat tetapi tidak bisa disebarkan ke seluruh tubuh.
3. Terjadi rasa gatal yang terus-menerus pada kulit.
4. Tubuh penderita lebih mudah mengalami keletihan, lemah, dan lesu.
5. Penderita mengalami masalah bau mulut. Bau mulutnya menyerupai bau buah-buahan. Penyebabnya adalah terjadinya pembakaran lemak dengan aseton yang akhirnya menghasilkan sebuah zat yang memiliki bau buah-buahan yaitu keton.
6. Berat badan terus mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan oleh tubuh yang terus membakar lemak karena tidak ada glukosa yang mampu diolah.
7. Dehidrasi yang dialami oleh penderita diabetes kering akan menyebabkan rasa pegal pada otot-otot tubuh.
8. Terjadi gangguan penglihatan pada mata karena glukosa yang sangat tinggi dalam darah yang bisa berpengaruh pada penglihatan.
9. Bila terjadi luka, akan sulit untuk kering.
10. Sakit kepala yang terasa terus-menerus.

Pengobatan Diabetes Kering
Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan dalam pengobatan diabetes kering, di antaranya sebagai berikut.
1. Banyak melakukan kegiatan fisik.
Kegiatan fisik seperti olahraga bisa membantu penderita diabetes kering untuk menurunkan kadar gula dalam tubuhnya. Beberapa jenis olahraga bisa dilakukan mulai dari kegiatan olahraga ringan, lari pagi, senam, renang, dan lain-lain. Selain olahraga, lakukan juga aktivitas fisik lainnya seperti melakukan berbagai pekerjaan rumah, berjalan kaki menuju berbagai tempat yang masih wajar ditempuh dengan jalan kaki, dan aktivitas fisik lainnya.
2. Memperbaiki pola makan dan mengonsumsi makanan sehat.
Pola makan pada penderita diabetes kering harus dipantau dengan ketat. Hindari makanan-makanan yang mengandung banyak gula, bahkan konsumsi nasi pun harus diukur terlebih dahulu agar tidak berlebihan. Ada baiknya, nasi yang dikonsumsi adalah nasi dari beras merah. Kandungan gula dalam beras merah jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan beras putih, selain itu beras merah juga kaya akan serat. Selain mengganti beras putih dengan beras merah, perbanyak juga konsumsi buah, sayur, dan kacang-kacangan yang kaya vitamin dan serat. Makanan sehat tersebut dapat membantu penderita untuk mengontrol kadar gula dalam tubuhnya.
3. Rutin mengecek kadar gula dalam tubuh.
4. Penderita diabetes kering sebaiknya harus rutin memeriksakan kondisi kesehatannya dan mengecek kadar gula dalam darahnya. Hal ini sangat bermanfaat untuk mengetahui sudah seberapa jauh perkembangan kesehatannya. Jangan malas untuk melakukan pengecekan kadar gula karena dengan cara ini, bisa membantu penderita untuk lebih semangat menjalani pola hidup sehat dan berusaha untuk terbebas dari penyakit diabetes kering.
5. Terapi insulin dan operasi bariatrik.
Terapi dan operasi ini dilakukan dengan tindakan dari dokter yang menangani masalah penderita diabetes kering. Terapi insulin umumnya menggunakan obat yang terdiri dari berbagai jenis obat-obatan tertentu. Sedangkan operasi bariatrik adalah operasi yang dilakukan dengan memotong sebagian usus kecil. Tujuannya adalah untuk menurunkan kadar gula di dalam darah penderita. Akan tetapi, operasi ini memiliki risiko yang cukup besar seperti osteoporosis, nutrisi dalam tubuh berkurang, dan bisa menyebabkan kematian.

Pencegahan Diabetes Kering
Sebelum telanjur terserang penyakit yang berbahaya ini, sebaiknya mulai lakukan pencegahan sedini mungkin. Berikut beberapa cara pencegahan penyakit diabetes kering.
1. Mengonsumsi makanan yang sehat kaya serat. Sebaiknya mulailah untuk mengonsumsi makanan yang sehat, hindari makanan berlemak dan banyak gula, serta atur pola makan sebaik mungkin.
2. Rutin melakukan aktivitas fisik. Aktvitas fisik yang dilakukan bisa berupa olahraga setiap pagi (olahraga ringan seperti lari, sit up, push up, senam, dan lain-lain), melakukan berbagai pekerjaan rumah (menyapu, mengepel, mencuci baju dengan tangan, dan lain-lain), dan rutin berjalan kaki untuk menempuh jarak yang memang tidak begitu jauh.
3. Menghindari diri dari stres dan cukup istirahat. Stres bisa memicu resistensi dari insulin sehingga menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tidak terkontrol. Selain itu, usahakan juga untuk cukup istirahat dengan tidur yang berkualitas minimal 6 jam.
4. Hindari rokok. Merokok hanya akan meningkatkan risiko seseorang untuk terserang diabetes kering. Oleh karena itu, hindari kebiasaan merokok sekarang juga dan mulailah gaya hidup sehat.

Diabetes kering bisa dicegah dan dihindari dengan mulai menerapkan gaya hidup yang sehat. Bila sudah terserang, maka diri sendirilah yang akan menjadi rugi. Selain itu, ingatkan juga keluarga dan orang-orang sekitar untuk bersama-sama memulai pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit diabetes kering. Menularkan kebiasaan positif selain akan menghindarkan diri dari stres juga akan membuat bahagia orang-orang di sekitar. Tetap sehat!

Penyebab, Ciri-Ciri, dan Pengobatan Diabetes Kering | Admin | 4.5